Ikuti Langkah Ini Maka Akan Ada Happy Ending Bersama Tuhan
Ikuti Langkah Ini Maka Akan Ada Happy Ending Bersama Tuhan

Ikuti Langkah Ini Maka Akan Ada Happy Ending Bersama Tuhan

Kisah Ayub Dalam Alkitab

Happy Ending Bersama Tuhan

Untuk mendapatkan happy ending bersama Tuhan, kita perlu belajar dari suatu kisah dalam Alkitab. Kisah Ayub pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita, dalam kisah Alkitab dari kitab Ayub, ia diceritakan tinggal di daerah bernama Uz dengan keluarga besarnya beserta kawanan kambing, domba, unta, lembu, dan keledai yang begitu banyak. Ayub adalah seorang yang saleh, jujur, dan takut akan Allah, hidupnya pun berkenan kepada Allah. Hingga suatu hari Ayub mengalami musibah yang begitu hebat, ia kehilangan semua anaknya dan segala harta benda miliknya yang begitu banyak. Tidak hanya disitu saja, Ayub pun dihinggapi oleh berbagai penyakit kulit yang menjijihkan.

Dalam segala kesengsaraannya itu Ayub tidak pernah sekalipun mengutuk dan tidak kehilangan kepercayaannya kepada Allah, tetapi ia sungguh-sungguh ingin supaya dibenarkan oleh Allah dan supaya kehormatannya sebagai orang yang baik kembali. Kesetiaan Ayub pada Allah membuktikan bahwa ia bisa melewati badai kehidupan dengan baik dan Allah menyembuhkan segala penyakit Ayub, serta memberikan harta bendanya berlipat ganda dari sebelumnya.

5 Langkah Untuk Mendapatkan Happy Ending Bersama Tuhan

Berdasarkan kisah Ayub terdapat setidaknya 5 hal yang harus kita perhatikan baik-baik agar hidup kita dan segala pekerjaan kita juga diberkati sama seperti Ayub. Segala pekerjaan dan tindakan kita akan diberkati dan dilancarkan Tuhan jika kita mengikuti 5 langkah ini untuk mendapatkan happy ending bersama Tuhan.

1. Jangan Pernah Mengeluh

Ayub 1:21 Happy Ending Bersama Tuhan
Sumber: Pinterest

Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan setiap dari kita juga memiliki rejeki dan jalan yang berbeda satu sama lain. Tidak sedikit dari kita yang berpikiran bahwa dunia ini tidak adil, banyak anggapan bahwa kita merasa orang lain jauh lebih beruntung dari kita dan memiliki kehidupan yang lebih layak dari kita.

Berhentilah mengeluh, syukuri apa yang kita punya saat ini karena itu semua adalah titipan dari Tuhan untuk kita jaga dan kembangkan di dunia ini. Sama seperti kisah Ayub, ia tidak pernah sekalipun mengeluh ketika mengalami musibah yang dahsyat, sekalipun Ayub merupakan orang yang saleh.

Dari sini kita belajar bahwa tidak mengeluh dapat memberikan kita suatu berkat diakhir rencana Tuhan, karena berbagai masalah yang sedang kita hadapi ini akan ada berkat yang berlimpah dari Tuhan,

2. Tidak Mudah Menyerah

Dalam hidup ini sudah pasti kita semua pernah mengalami musibah kapanpun dan dimanapun itu. Kadang kali kita menyerah terhadap kondisi tersebut, seakan masalah yang kita hadapi tidak dapat kita selesaikan. Dalam situasi seperti ini, janganlah menyerah begitu saja. Tetapi mulailah mengandalkan Tuhan dalam menyelesaikan setiap masalah dalam hidup ini. Disaat kita menyerah disaat itu pula kita menyerah dalam kehidupan yang sudah diberikan oleh Tuhan, janganlah menyerah dalam menunggu janji Tuhan dalam hidup kita.

3. Selalu Taat dan Setia Pada Tuhan

Ayub 42:2

Dari kisah Ayub di atas, kita bisa teladani hidup Ayub yang selalu taat dan setia kepada Tuhan sekalipun musibah menerjang tiba-tiba. Walaupun terdengar begitu berat, kita semua tentu bisa sama seperti Ayub untuk selalu taat dan setia ketika mengahadapi berbagai masalah dalam hidup ini. Ingatlah ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan pasti akan membuahkan hasil yang baik untuk kita dan mencapai happy ending bersama Tuhan.

4. Selalu Berpikir Positif

Pola pikir kita juga menentukan happy ending bersama Tuhan, tetaplah berpikiran positif meskipun kita sedang dilanda berbagai masalah. Anggaplah bahwa setiap masalah yang datang hanya sebagai ujian dari Tuhan untuk mendatangkan berkat yang lebih besar lagi. Beranggapanlah bahwa Tuhan sedang membentuk kita untuk menjadi bejana yang kuat, sehingga ketika berkat itu datang kita dapat menerimanya dengan baik. Teruslah berpikir positif setiap waktu dan terimalah happy ending bersama Tuhan.

5. Tetap Beriman Pada Tuhan

Dalam Ayub 42:5 “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.” Waktu Ayub diberkati Tuhan hingga musibah yang besar datang atas hidupnya, ia tetap beriman kepada Tuhan. Walaupun Ayub tau bahwa dirinya bukanlah orang jahat yang pantas menerima musibah tersebut. Kita bisa contoh iman Ayub pada saat ia dicobai begitu dahsyatnya, hingga pada akhirnya Ayub mendapatkan happy ending bersama Tuhan.

Ikutilah 5 langkah di atas untuk mendapatkan happy ending bersama Tuhan, sama seperti Ayub kita juga bisa mendapatkan berkat yang berlimpah jika kita menteladani jalan hidup Ayub dengan baik. Tetaplah menjadi berkat bagi sesama, Tuhan memberkati kita semua.

Baca juga: Dimanakah Kebahagiaan Itu? Temukan Kebahagiaanmu Sekarang juga

About Us

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap